23October2014

You are here: Home Dapil Purbalingga

Ketua DPC PDIP Purbalingga Diusulkan Jadi Calon Wakil Bupati Purbalingga

PURBALINGGA - Sejumlah kader dan pengurus anak cabang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Purbalingga mengusulkan dua nama calon wakil bupati.
    
"Kami mengusulkan Ketua DPC PDIP Purbalingga H Tasdi dari jajaran internal dan Sekretaris Daerah Purbalingga Imam Subiyakto dari eksternal," kata juru bicara PAC PDIP se-Purbalingga Catur Satya Utomo kepada wartawan, di Purbalingga, Selasa (4/6/2013).
    
Catur mengatakan hal itu terkait jabatan Wakil Bupati Purbalingga yang akan dilepas oleh Sukento Ridho Marhaendrianto karena menjadi Bupati Purbalingga menggantikan Heru Sudjatmoko. Heru terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah.
    
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dua nama tersebut layak dimunculkan dan diperjuangkan sebagai calon Wakil Bupati Purbalingga.
    
"Keduanya memiliki kapasitas dan kapabilitas yang memadai untuk mengisi jabatan tersebut," kata Ketua PAC PDIP Kecamatan Pengadegan ini.
    
Menurut dia, sosok Tasdi yang merupakan pejabat struktural partai telah memiliki banyak pengalaman.
    
Dengan demikian, Tasdi secara otomatis layak diberi kesempatan dan amanat untuk mengisi jabatan wakil bupati.
    
"Dengan bekal pengalaman sebagai Ketua DPRD Purbalingga selama dua periode, yakni 2004-2009 dan 2009-2014, maka nama Tasdi sangat layak mendapatkan prioritas untuk menjadi wakil bupati," katanya.
    
Ia mengatakan bahwa kader dan jajaran struktural PAC PDIP siap mendukung pencalonan Tasdi sebagai Wakil Bupati Purbalingga.
    
Akan tetapi jika Tasdi tidak bersedia dicalonkan, kata dia, pihaknya memiliki satu nama alternatif, yakni Imam Subiyakto yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah Purbalingga.
    
"Meskipun Imam Subiyakto bukan kader PDIP, dia layak dijagokan sebagai wakil bupati karena memiliki pengalaman sebagai birokrat. Dia bisa mendampingi Sukento Ridho Marhaendrianto yang akan naik menjadi bupati," katanya.
    
Menurut dia, jajaran PAC PDIP se-Purbalingga siap mengirimkan surat dan bukti dukungan kepada Dewan Pimpinan Pusat PDIP terkait pencalonan dua nama tersebut sebagai calon wakil bupati.
    
Dia mengakui bahwa sebelumnya sudah muncul tiga nama calon wakil bupati, yakni Bambang Irawan (anggota DPRD Purbalingga), Ambar Budi Yuwono (Bendahara DPC PDIP Purbalingga), dan Donny Eriawan (Ketua PAC PDIP Kecamatan Kalimanah).
    
"Namun kami dari PAC condong untuk mendukung dua nama terakhir ini (Tasdi dan Imam Subiyakto, red.)," kata Catur menegaskan.
    
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Purbalingga H Tasdi mengatakan bahwa pengusulan nama-nama calon wakil bupati itu sah-sah saja dilakukan.
    
Akan tetapi, kata dia, ada mekanisme dalam pengisian jabatan wakil bupati.
    
"Kami masih menunggu keputusan hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Semua berpeluang menjadi wakil bupati, tapi semua harus melalui mekanisme dan aturan yang ada," katanya.
    
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah, menetapkan pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko sebagai pemenang Pilgub Jateng dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara yang digelar di Aula I Kantor KPU provinsi setempat, di Semarang, Selasa (4/6/2013).
    
Dalam hal ini, pasangan calon gubernur Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko berhasil memperoleh 6.962.417 suara atau 48,82 persen, disusul pasangan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo yang meraih 4.314.813 suara atau 30,26 persen, dan pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono yang mendapat 2.982.715 suara atau 20,92 persen.(*)

 

Sumber: www.TribunJateng.com

  • Written by Alip Prihantoro
  • Hits: 328

PDI-P Tetap Unggul di Purbalingga dan Banyumas

PURBALINGGA, KOMPAS.com — Hingga Rabu (15/4) sore, sebagian besar panitia pemilihan kecamatan di wilayah Banyumas dan Kebumen belum menyerahkan hasil rekap penghitungan suara pemilihan umum legislatif kepada komisi pemilihan umum kabupaten. Akibatnya, rekap suara di tingkat kabupaten diperkirakan molor sehari dari jadwal yang ditentukan.

Anggota KPU Banyumas, Dodot Widodo Al Widodo, mengatakan, hingga Rabu sore, baru dua dari 27 kecamatan di Banyumas yang sudah menyerahkan hasil rekap suara. Sebanyak dua kecamatan itu yakni Purwojati dan Purwokerto Barat.

"Yang lain kami masih menunggu. Baru ada 10 PPK yang menyatakan siap menyerahkan hasil rekap suara sebelum pukul 24.00 Rabu malam. Lainnya mungkin baru tanggal 16 April," ujar Dodot.

Sedianya, penghitungan suara manual di KPU kabupaten dimulai tanggal 15 April, dengan asumsi semua PPK sudah menyerahkan hasil rekap suara pada tanggal itu. Namun, ternyata perkiraan itu meleset karena penghitungan suara di tingkat tempat pemungutan suara, desa, maupun PPK lebih lama dari yang diperkirakan.

"Kendalanya pada pengadministrasian yang sangat rumit dalam rekap suara ini, apalagi di Banyumas ada 27 kecamatan, terbanyak di Jawa Tengah. Jadi, sedikit molor," kata dia.

Anggota KPU Kebumen, Paulus Widiantoro, mengungkapkan, KPU Kebumen hingga tanggal 15 April juga belum menerima semua hasil rekap dari PPK. KPU Kebumen baru akan memplenokan rekap suara kabupaten tanggal 18 April. Tanggal 19, hasil pleno baru akan dibawa ke KPU Jateng.

Berbeda dengan di Banyumas dan Kebumen, di Kabupaten Purbalingga, semua hasil rekap suara PPK sudah masuk ke KPU setempat. Anggota KPU Purbalingga, Sudarman, mengatakan, siap untuk menyerahkan hasil rekap sesuai jadwal ke KPU Jateng setidaknya tanggal 18 April.

Dari hasil perhitungan sementara, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan masih unggul di wilayah Purbalingga untuk caleg DPR. Dari 318.576 suara sah yang masuk, PDI-P meraih 80.387 suara atau 25,2 persen. Suara terbesar disumbangkan anggota DPR Ganjar Pranowo yang meraih 29.060 suara, sedangkan grand master catur Utut Adianto, caleg DPR dari PDI-P lainnya, mengumpulkan 8.232 suara.

Partai Demokrat di tempat kedua dengan mengumpulkan 49.274 suara atau 15,4 persen. Disusul Partai Kebangkitan Bangsa dengan 21.966 suara, Partai Golkar 21.764 suara, Partai Keadilan Sejahtera 20.440 suara, dan Partai Persatuan Pembangunan 15.484 suara.

PDI-P juga unggul sementara di Kabupaten Banyumas dengan perolehan 82.432 suara, disusul Partai Demokrat 62.335 suara, PAN 31.606 suara, Golkar 31.416 suara, PKS 17.344 suara. PKB yang pada Pemilu 2004 lalu masuk empat besar di Banyumas justru disalip Partai Gerakan Indonesia Raya yang meraup 15.625 suara, sedangkan PKB hanya 13.740 suara.

Sumber: www.kompas.com

  • Written by Alip Prihantoro
  • Hits: 556

Letak Geografis

Kabupaten Purbalingga, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Purbalingga. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Pemalang di utara, Kabupaten Banjarnegara di timur dan selatan, serta Kabupaten Banyumas di barat dan selatan. Terletak pada 101° 11" BT - 109°35" BT dan 7°10" LS - 7°29 LS"[2] terbentang pada altitude ± 40 – 1.500 meter diatas permukaan laut dengan dua musim yaitu musim Hujan antara April – September dan musim Kemarau antara Oktober – Maret. Secara umum Purbalingga termasuk dalam iklim tropis dengan rata-rata curah hujan 3,739 mm – 4,789 mm per tahun. Jumlah curah hujan tertinggi berada di Kecamatan Karangmoncol, sedangkan curah hujan terendah di Kecamatan Kejobong. Suhu udara di wilayah Kabupaten Purbalingga antara 23.20° C – 32.88° C dengan rata-rata 24.49° C.[3] Purbalingga berada di cekungan yang diapit beberapa rangkaian pegunungan. Di sebelah utara merupakan rangkaian pegunungan (Gunung Slamet dan Dataran Tinggi Dieng). Bagian selatan merupakan Depresi Serayu, yang dialiri dua sungai besar Kali Serayu dan anak sungainya, Kali Pekacangan. Anak sungai lainnya yaitu seperti Kali Klawing, Kali Gintung, dan anak sungai lainnya. Ibu kota Kabupaten berada di Purbalingga, sekitar 21 km sebelah timur laut Purwokerto.
  • Written by Admin
  • Hits: 678