Website Resmi Grandmaster Utut Adianto

Anggota dewan perwakilan rakyat  Komisi X,
dari fraksi PDI Perjuangan

<iframe width="420" height="300" src="https://www.youtube.com/watch?v=ugxyQUl8JO8"> </iframe>

utut adianto sedang berbicaraSenin, 11 Juni 2012 23:48 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Utut Adianto meminta pihak Departemen Kesehatan memberikan perhatiannya kepada Habibatul Fasiha yang tengah menderita penyakit langka yakni perapuhan kulit.

"Kami imbau pihak Departemen Kesehatan agar bisa membantu upaya penyembuhan Habibatul," ujar Utut Adianto di Jakarta, Senin.

Habibatul Fasiha adalah putri mantan pedayung nasional Leni Haini dan telah lama mengidap penyakit tersebut.

Dikatakan Utut, upaya pemulihan kesehatan tengah dilakukan oleh Asisten Deputi Bidang Pengembangan, Penghargaan dan Promosi Kemenpora Yuni Poerwanti yang bermaksud meminta bantuan kepada Departemen Kesehatan (Depkes).

"Sebagai mantan atlet, saya bisa merasakan beban berat yang harus dipikul oleh Leni Haini, apalagi ini menyangkut masalah kemanusiaan. Makanya saya mendukung penuh niat Asdep Bidang Pengembangan, Penghargaan dan Promosi Kemenpora untuk menggandeng Depkes," ujar Utut yang bergelar Grand Master (GM) Super ini.

Menurut Utut, dirinya juga akan berkoordinasi dengan anggota PDIP yang berada di Komisi IX DPR-RI untuk membicarakan masalah tersebut dan segera memperjuangkan masalah yang dialami Leni Haini.

Utut merasa yakin pihak Depkes akan mendukung niat baik pihak Kemenpora tersebut mengingat Leni Haini sudah mengharumkan nama bangsa dan negara baik di forum SEA Games maupun kejuaraan dunia.

Habibatul mengalami penyakit langka sejak lahir, dimana seluruh bagian tubuhnya tak pernah bisa mendapat sentuhan yang keras atau kasar yang bisa mengakibatkan kulitnya langsung mengelupas. Akibat perapuhan kulit, jari kaki bayi yang terlahir normal itu kini tak lagi terlihat karena putus aibat luka kronis.

Selain itu, jemari tangannya juga menjadi menempel satu sama lain juga dikarenakan luka yang sama.

Untuk memenuhi biaya perawatan sebesar Rp1 juta setiap minggu, Leni Haini sudah menjual seluruh harta dan rumah serta tanahnya.

Yuni Poerwanti mengatakan, sebelumnya beberapa mantan atlet dan pelatih juga membutuhkan pertolongan yakni Rukma Sudjana (sepak bola) dan Youce Patiradja (wasit bola voli) yang menderita stroke.

Kemudian Entjeng Durohman (pencak silat) yang akan menjalani operasi pengambilan pen, serta Ramlan pelatih anggar yang menderita stroke dan jantung bocor.  (ANT132/R014)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

 

Sumber: www.ataranews.com

Mari Berjuang

Demi Rakyat

Berjuang untuk kesejahteraan rakyat, menjadi enyambung lidah suara rakyat

Menuju GM

Catur

Histori permainan Utut Adianto menuju Grandmaster kami rangkum dalam timeline games

LIHAT TIMELINE >>

In The

Press

Kliping berita mengenai Grandmaster Utut Adianto, baik di dalam media cetak maupun online.

SELENGKAPNYA >>